Bersimpuh aku di pusara bonda
kemboja putih kutaburi
al Fatihah kukirim
bersama siraman air mawar
Sunyinya hidup tanpa bonda
di saat kami menginjak dewasa
tidak lagi suara teguran
tiba-tiba sahaja aku rindu
rindu renungan matamu
rindu sentuhan tanganmu
rindu suaramu
rindu masakanmu
berbahagialah di sana wahai
bonda bersama ayahanda
dan teman-teman
yang pastinya baik-baik belaka
menjadi kesayangan Allah
menjadi kekasih Allah
di sana tempat tinggal
yang kekal abadi
kami sedang mengatur langkah
menyiap bekal
menuju perjalanan yang serupa
semoga nanti kita bertemu di sana.
Monday, May 4, 2009
Subscribe to:
Comments (Atom)