Tuesday, May 15, 2007

Ibu


Seraut wajah ibu
Merenung jauh melepasi dinding batu
Menerjah pandangan menjangkau
Suatu suasana penuh rindu

Seraut kasih ibu
Jemari yang semakin lesu
Yang dulu sering membelai bak sentuhan bayu
Ke wajah wajah kecil penuh syahdu
Setetes kenangan pilu
Menyentuh memori ibu
Apakah kabarnya anak-anakku
Rindu dendam menyelinap di kalbu
Pudar sayu mata ibu
Melihat mentari yang hampir berundur
Langit merah menemani ibu
Makin lama semakin kabur

No comments: